Tampilkan postingan dengan label Mizan (penerbit). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mizan (penerbit). Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 September 2015

Ditulis 04.07 oleh with 0 comment

The Kite Runner (Komik)

Khaled Hosseini

Komik Kite Runner
Judul buku                : The Kite Runner
Penulis                      : Khaled Hosseini
ISBN                        : 978-602-7662-09-4

Penerbit                    : Secondwind, Mizan, Bandung
Tahun terbit              : 2013
Jumlah halaman        : 136
Ilustrator                   : Fabio Celoni dan Mirka Adolfo

Harga beli                 : Rp. 10.000,-
Beli di                       : Yogyakarta
Tanggal beli               : 2 Maret 2014
Nilai                          : 3 dari 5

Terlepas dari masalah teknis penulisan akibat bahasa yang bertumbukan, novel The Kite Runner adalah salah satu novel terbaik yang pernah kubaca. Kisahnya manis, tentang persahabatan dua anak kecil berbeda kelas yang harus terputus karena suatu tragedi kelam dan perang di Afganistan. Filmnya sendiri aku sudah nonton dan menurutku sama baiknya dengan novel. Kupikir hanya soal waktu sampai ia muncul dalam versi komik. Tapi walaupun berformat komik ia tetap bukan diperuntukkan bagi anak-anak.

Apa yang kulihat? Seluruh hidupku
Komik ini secara teknis tidak diragukan lagi keindahannya juga pewarnaannya yang digarap serius. Sayangnya aku merasa komik ini amat sangat bergantung kepada dua media yang sudah dikenal lebih dahulu: novel dan film. Sehingga pembaca yang sudah akrab dengan cerita The Kite Runner tidak akan menemukan kesulitan menyimaknya. Tapi aku ragu komik ini akan cukup jernih bagi pembaca yang belum pernah membaca novel atau menonton filmnya terutama mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan Hassan dan anaknya (Sohrab) dalam hubungannya dengan Si Assef, orang sadis setengah gila yang jadi pejabat penting Taliban.
Read More
      edit

Jumat, 28 Agustus 2015

Ditulis 04.10 oleh with 2 comments

Ramadhan ala Muslim Show

Muslim Kartun

Muslim Cartoon
Goresan tangan Noredine plus tanda tangan

Judul buku                : Ramadhan ala Muslim Show
Penulis                      : Noredine Allam & Blondin
ISBN                        : 978-602-242-259-4

Penerbit                    : Dar! Mizan, Bandung
Tahun terbit              : 2014
Jumlah halaman         : 56

Harga beli                 : Rp. 45.000,-
Beli di                       : Gd Ajiyasa ISI Yogyakarta
Tanggal beli               : 12 Maret 2014
Nilai                          : 3,5 dari 5

Ini komik kubeli pas acara tur peluncuran buku komik Muslim Show edisi bahasa Indonesia di kampus ISI Yogyakarta (Gd. Ajiyasa). Waktu itu penulis dan ilustratornya datang langsung sehingga bisa sekalian minta tanda tangan. Bahkan bukan hanya tanda tangan tapi juga goresan gambar langsung penulisnya. Dan yang digambar pun adalah wajah pembeli (aku). Tentu saja senang sekali.

Secara teknik tidak diragukan lagi. Gaya gambarnya rapi, campuran komik Eropa dan ada sedikit pengaruh Jepang sekaligus Korea. Pewarnaan pun juga indah dengan warna-warna lembut pastel, komik ini bisa dibuat sebagai referensi dalam berkomik.

Debat hilal tiada akhir
Berisi 46 komik (kartun) strip, ia mengisahkan sulit-berat-senang-lucunya berpuasa di Perancis (tempat asal komikus yang keturunan Timur Tengah). Cerita-cerita yang diangkat bukan hanya khas terjadi di negeri asing tapi juga terjadi di negeri ini. Kadang disampaikan dengan gaya hiperbola. Maklumlah namanya juga komik kartun. Rasa kedekatan sesama muslim itu dapat terbangun dari sini. Ada pula kisah (yang sekaligus kritik) betapa menjalankan syariah agama Islam di negara sekuler tidak semudah di Indonesia. Misalnya: prasangka-prasangka terhadap muslim dan belum diterimanya hijab/jilbab bagi muslimah terutama di tempat kerja. Untuk itulah orang Islam di Indonesia mesti tiada berhenti berucap syukur. Sayangnya kenapa buku ini mesti hardcover? Nambah ketebalan aja. Jika tidak hardcover komik ini akan lebih tipis hingga separuhnya sehingga bisa memudahkan penyimpanan di rak buku.
Read More
      edit

Senin, 17 Agustus 2015

Ditulis 04.38 oleh with 0 comment

Zona Aman Gorazde


Joe SaccoZona Aman Gorazde terjemahan

Judul buku                : Zona Aman Gorazde, Perang di Bosnia Timur 1992-1995
Penulis                      : Joe Sacco (diterjemahkan: Desti J. Basuki dan Ary Nilandari)
ISBN                         : 978-979-066-424-1

Penerbit                     : DAR! Mizan, Bandung
Tahun terbit              : 2010
Jumlah halaman        : 227
Desain cover             : Kulniya Sally

Beli di                        : Gramedia Jl. Sudirman Yogyakarta
Harga                        : Rp. 9.000,- (Obral)
Tanggal beli              : 17 Juli 2014

Nilai                          : 4 dari 5

Ini adalah komik jurnalistik karya Joe Sacco yang pertama kali kubaca. Boleh dibilang pula bahwa komik ini tergolong dalam komik dokumenter mengenai penelusuran kehidupan sekaligus  kematian di zona kantong “aman” Gorazde Bosnia semasa tahun 1990-an yang dikelilingi wilayah dudukan Serbia. Sebelumnya aku sempat mendengar mengenai komik karya Sacco yang berkisah tentang Palestina, tapi belum pernah membacanya. Lewat goresan gambarnya yang kuat nan indah Sacco membawa aku masuk dalam salah satu konflik etnis paling buruk yang pernah terjadi pada umat manusia yang menimpa penduduk Bosnia terutama Muslim semasa perpecahannya dari negara-negara tetangganya bekas Yugoslavia.


Joe Sacco comic
salah satu cerita dalam komik
Bagi yang tidak mengetahui sejarah konflik Bosnia dan Serbia, Sacco dengan adilnya (di bagian awal) memaparkan latar belakang perpecahan Yugoslavia yang sebenarnya telah disemai semenjak Perang Dunia II. Penyatuan banyak negara dalam satu identitas Yugoslavia oleh Joseph Broz Tito nyatanya menumbuhkan ketidakpuasan. Berangkat dari latar belakang ini lingkaran kekerasan terjadi. Kekerasan dibalas dengan kekerasan akibat prasangka-prasangka dan sentimen etnis dan agama. Penculikan, penyiksaan, perkosaan, pembantaian seakan tiada ujung dan berlangsung dalam waktu lama.

Walaupun ia berformat komik (bukan laporan investigasi yang disertai dengan foto) dan maksudnya hendak mengisahkan apa yang terjadi sesungguhnya, tetap saja membacanya butuh sebuah keberanian. Komik ini bisa dibilang salah satu buku yang “sulit” untuk dibaca bukan saja karena detail dan padatnya informasi tapi juga karena kenyataan suram yang disampaikan. Begitu mengerikannya fakta-fakta dan rekonstruksi yang diperoleh dari orang-orang yang selamat dari pembantaian dalam komik ini sehingga lebih layak disebut dengan komik “horor.” Tindakan-tindakan brutal dan keji oleh manusia kepada sesamanya dalam komik bisa membuatmu menggelengkan kepala. Hantu, setan, zombie, vampir manapun pastilah kalah menyeramkan. Untungnya Sacco masih bisa dengan cerdiknya  menyelipkan kelucuan, kisah-kisah manis di antara yang pahit, dan cahaya di tengah gelapnya keputusasaan warga Gorazde, sehingga pada bagian penutup aku sebagai pembaca ikut merasakan kebahagian yang akhirnya bisa diikmati warga Gorazde di kala perdamaian itu akhirnya datang.
Read More
      edit