Senin, 31 Agustus 2015

Ditulis 05.03 oleh with 0 comment

Menghidupkan Singa


Judul buku                : Menghidupkan Singa
Penulis                      : Pamira & A. Wakidjan (ilustrator)
ISBN                        : -

Penerbit                    : Pustaka Jaya, Jakarta
Tahun terbit              : 1976
Jumlah halaman         : 16

Harga beli                 : Rp. 2500,-
Beli di                       : Social Agency Jl. Kaliurang, Yogyakarta
Tanggal beli               : 9 April 2012
Nilai                          : 3,5 dari 5

Komik ini unik. Bukan hanya karena ia masuk kategori buku kuno dan langka terbitan 1976. Ceritanya dapat dikatakan teramat antik sekali, agak absurd dan agak horor (gory), pun ilustrasinya yang bisa dibilang aneh dan tidak seksi untuk masa sekarang (hanya terdiri dua warna:kuning dan hitam). Tapi justru dari keunikannya inilah yang membuat komik ini istimewa.



Ceritanya ada empat pemuda yang sudah seperti bersaudara. Mereka belajar kepada seorang guru yang sangat sakti. Setelah beberapa bulan berlalu. Pemuda pertama punya ilmu menyambung tulang belulang. Pemuda kedua mampu memasang daging dan bagian dalam tubuh ke tulang belulang tadi. Pemuda ketiga yang paling hebat, ia dapat memberi nyawa ke makhluk yang sudah disambung tulang dan dagingnya tersebut. Sedangkan pemuda keempat hanya punya kebijaksanaan dan rendah hati. Mereka berempat setuju untuk mengabdi kepada raja.


Di tengah perjalanan mereka melihat tulang belulang singa. Terbitlah keinginan untuk mencoba ilmu yang mereka dapatkan. Pemuda pertama menyambung tulang belulang itu, pemuda yang kedua menempelkan daging hingga berbentuk singa seutuhnya. Tepat saat pemuda ketiga akan menghidupkan singa, pemuda keempat memperingatkan ketiganya agar jangan menghidupkan singa itu sebab “singa tetaplah singa.” Tapi himbauannya tidak digubris. Singa itu tetap dihidupkan dan memangsa habis ketiga pemuda tadi, sementara pemuda keempat telah memanjat pohon yang tinggi untuk menyelamatkan diri. Gimana? Serem dan aneh kan? Makanya aku beli ini komik.
      edit

0 komentar:

Posting Komentar